• Beranda
  • Tentang Saya
  • Tulisan
    • Imajinasi
    • Inspirasi
    • Perumpamaan
    • Pemikiran
    • Renungan
  • Kisah
    • Fiksi
    • Non-Fiksi
    • Puisi
  • Perjalanan
  • Kontak

PEMIKIR BEROPINI

Sebuah Opini Melalui Pandangan Segenap Dimensi

Menjadi orang yang idealis begitu sulit, cobaan selalu saja ada di sekitarnya. Di dunia ini hanya ada dua golongan, mereka yaitu orang aneh yang memegang erat prinsip idealisme dan mereka yang pasrah pada semua yang realistis nan apatis. 

Idealis, anggapan yang tergambar dari mereka yang memegang penuh rasa idealisme. Ia seakan sangat antusias dan punya keyakinan penuh. Semua itu bercampur rasa emosional dan visi nan menggebu di dalam jiwa.

Pagi pun mulai datang saat matahari mulai muncul dari ufuk timur. Seorang pemuda paruh banyak sedang duduk di salah satu pinggir dinding masjid. Ia sedang khusu’nya mengulang ayat demi ayat bacaan Al-Quran, hasil hafalannya selama ini supaya lancar.

Menjadi penghafal Al-Qur’an bukanlah perkara mudah, banyak dari calon hafiz yang tidak kuat harus menyerah di tengah jalan. Butuh niat yang lurus dan ikhlas, dibarengi dengan konsentrasi dan istiqamah menjalani proses panjang.  

 

Suara riuh rendah terdengar begitu keras berasal dari tribun di belakang gawang. Para fans bersorak tiada hentinya, menyoraki kegagalan si kiper menghalau bola secara sempurna. Si kiper layaknya pecundang yang berdiri di depan gawang.

Segala penyelamatan yang tak terhitung banyaknya, dalam sekejap hilang tak terkenang hanya dari sebuah blunder dan perasaan bersalah datang menghujami pikiran. Segala penyelamatan yang ia lakukan terasa tak cukup buat menebus segala yang dilakukan pada momen buruk.  

 

Menjadi penulis hebat tak perlu banyak teori, ia hanya butuh menulis dan mengapresiasikan idenya dalam bentuk tulisan. Berlatih dengan keras seakan tak pernah asing dengan rangkai kata menjadi sebuah alur cerita menarik.

Itu semua tak hanya sekedar tahu cara menulis, bukan cukup mengetahui sistematika penulisan dan bukan cara mengungkapkan pemikiran lewat tulisan saja. Ada sebuah hal istimewa yang lahir dari pribadi sang penulis, sesuatu yang istimewa ialah pribadi si penulis.

 

Tiupan kencang angin dari barat laut tak menggoyahkan niat nelayan tua pencari ikan. Kumpulan awan hitam di ujung langit seakan menghalangi niat si nelayan tua untuk menaikkan alat tangkapnya ke atas perahunya.

Nyalinya seakan dibuat ciut dari kejauhan terlihat awan hitam di ujung langit, kilat dan geledek seakan menusuk-nusuk lautan yang pasrah. Udara dingin seakan terbawa ke arah pantai dan menusuk tulang.

Perasaan bergidik ngeri pasti datang mengiringi perjalanan bertandang ke markas lawan. Mendukung tim kesayangan memperoleh hasil maksimal hingga ke markas lawan. 

Menempuh jarak yang jauh hingga melintas berbagai negara hanya untuk merasakan atmosfer stadion, berbeda jauh dengan hanya duduk di depan TV ditemani segelas cokelat hangat. 

 

Bermain di dunia tarung yang berbeda harus diriku ambil, ini kesempatan besar untuk membuktikan diri bahwa aku bukanlah jago kandang. Ia pun harus keluar dari zona dasar ilmu bela dirinya, semua ingin ia wujudkan dengan tekad, kedisiplinan, dan kepercayaan diri.
Newer Posts Older Posts Home

Mengenal Penulis

My photo
M.iqbal
Blogger & Part Time Writer EDM Observer
View my complete profile
Facebook  Twitter  Google+ Instagram Linkedin

Top of The Top

  • Keagungan Gunung
    Gunung terlihat menjulang tinggi, seperti ingin sekali menusuk-nusuk langit. Rupanya yang menjulang terlihat begitu gagah dari kejauhan. Sem...
  • Lengkungan Pelangi
      Langit sore kali ini sedikit sendu, ia dipenuhi kumpulan awan putih yang menghambat sinar matahari. Hanya sedikit celah saat matahari menc...
  • Tiba-Tiba Tenis
    Abang harus latihan tenis, seru kali tau....!! Sebuah himbauan yang mengejutkan pikiranku hening berpikir, diriku seakan tak bisa atau tah...
  • Hormon Cinta
    Penyakit merah jambu bisa datang tak terduga, mengacaukan seluruh organ tubuh dengan sejumlah rasa yang saling campur aduk. Pikiran pun seak...
  • On Air
    Siang itu jadi hari yang sibuk, sudah saatnya ia bergegas pergi. Jadwal penampilannya hanya tinggal menghitung separuh jam lagi. Memacu deng...

Rangkuman Tulisan

  • ▼  2024 (36)
    • ▼  August (1)
      • Tiba-Tiba Tenis
    • ►  July (5)
    • ►  June (5)
    • ►  May (5)
    • ►  April (5)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (5)
  • ►  2023 (60)
    • ►  December (5)
    • ►  November (5)
    • ►  October (5)
    • ►  September (5)
    • ►  August (5)
    • ►  July (5)
    • ►  June (5)
    • ►  May (5)
    • ►  April (5)
    • ►  March (5)
    • ►  February (5)
    • ►  January (5)

Copyright © 2019 PEMIKIR BEROPINI. Designed by OddThemes